Selasa, 06 November 2012

Makalah Peristiwa Difusi dan Osmosis



Peristiwa Difusi dan Osmosis









Disusun Oleh:
1.    Ayu Ekaputri Pabanga
2.    Giwang Dewi Lelepadang
3.    Jean Veronika A. B.
4.    Wilma D. Ardiyanti
Kelas: XI ipa 5



SMA Negeri 1 MAKALE
2012/2013



Kata Pengantar
       Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan perlindunganNya kami dapat menyelesaikan laporan ini tentang hasil praktikum kami di laboratorium kima SMAN 1 Makale tentang peristiwa difusi dan osmosis. Tak lupa juga kami berterimakasih kepada ibu guru yang telah memberi arahan kepada kami dalam menyelesaikan praktikum dan penyelesaian laporan.
      Jika ada kesalahan kami dalam mengerjakan atau dalam pengetikan laporan tersebut mohon kritik dan saran untuk kemajuan dalam pembuatan laporan selanjutnya.
      Selamat membaca.

                                                                         Makale, 22 september 2012                                                                                                           

                                                                                                                                                                          
                                                                                                                                               Penulis


















Bab 1. PENDAHULUAN

A.   Judul
Mengamati proses difusi dan osmosis.

B.    Latar Belakang
Kami melakukan eksperimen mengenai difusi dan osmosis untuk mengetahui bagaimana proses difusi dan osmosis tersebut berlangsung. Selain itu kami membuat laporan praktikum biologi ini untuk memenuhi tugas yang diberikan.
Transport zat pada sel melalui membran dapat dibedakan menjadi transport pasif dan transport aktif. Transport pasif tidak memerlukan energy karena searah dengan gradien konsentrasi, sedangkan transport aktif memerlukan energy karena arahnya berlawanan dengan gradien konsentrasi. Transport pasif dapat dibedakan menjadi difusi dan osmosis.  Sedangkan transport aktif meliputi transport pompa ion, endositosis, dan eksositosis.
Difusi adalah perpindahan zat-zat (padat, cair, dan gas) terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.Sedangkan osmosis merupakan perpindahan zat-zat pelarut (air) dari konsentransi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi dengan melewati membran semipermeabel.
Kami menganggap bahwa meneliti tentang proses difusi dan osmosis adalah penting dan menarik. Oleh karena itu, kami ingin meneliti lebih jauh mengenai proses difusi dan osmosis.

C.    Tujuan
Tujuan dilakukannya percobaan ini adalah:
a.    Memahami proses terjadinya difusi suatu zat
b.    Mengetahui proses terjadinya osmosis
c.    Mengetahui perbedaan proses difusi dan osmosis

D.   Rumusan Masalah
Bagaimana proses difusi dan osmosis berlangsung?

E.    Landasan teori
Difusi berasal dari kata diphus yang artinya menyebar. Difusi merupakan transport menurun yang artinya materi yang berasal dari daerah berkosentrasi tinggi ke daerah yang berkosentrasi rendah (searah gradien konsentrasi). Cairan sel biasanya bersifat hipertonis dan cairan di luar sel bersifat hipotonis, sehingga air akan mengalir dari luar ke dalam sampai keduanya bersifat isotonis. Jadi difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendahdan tidak memerlukan energi dan tidak melalui membran plasma. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara. Difusi dipermudah dengan saluran protein substansi seperti asam amino, gula, dan substansi bermuatan tidak dapat berdifusi melalui membran plasma. Substansi-substansi tersebut melewati membran plasma melalui saluran yang dibentuk oleh protein dimana protein yang membentuk saluran ini merupakan protein integral dan juga diikat melalui protein pembawa (difusi terfasilitasi).
           




Osmosis berasal dari kata os artinya lubang dan move artinya pindah, maka osmosis adalah mengalirnya zat cair melalui membran (dinding yang sangat tipis). Zat cair akan selalu mengalir dari larutan yang kadarnya kuat ke larutan yang kadarnya rendah. Jika dalam suatu bejana yang dipisahkan oleh selaput semipermiabel ditempatkan dua Iarutan glukosa yang terdiri atas air sebagai pelarut dan glukosa sebagai zat terlarut dengan konsentrasi yang berbeda dan dipisahkan oleh selaput selektif permeabel, maka air dari larutan yang berkonsentrasi rendah akan bergerak atau berpindah menuju larutan glukosa yang konsentrainya tinggi melalui selaput permeabel. jadi, pergerakan air berlangsung dari larutan yang konsentrasi airnya tinggi menuju kelarutan yang konsentrasi airnya rendah melalui selaput selektif permiabel. Larutan vang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel dikatakan .sebagai larutan hipertonis. sedangkan larutan yang konsentrasinya sama dengan larutan di dalam sel disebut larutan isotonis. Jika larutan yang terdapat di luar sel, konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel dikatakan sebagai larutan hipotonis.



Bab 2.  Pelaksanaan Pratikum

A.  Difusi
1.      Waktu dan Tempat
Percobaan ini dilaksanakan pada:
Waktu  :
Tempat: laboratorium SMAN 1 Makale

2.    Alat dan bahan
Gelas beker (2)
Larutan
Gula pasir

3.    Cara kerja
1. Ambil gelas beker, kemudian isilah dengan air.
2. Masukkan larutan kedalam gelas beker pertama dan gula ke dalam gelas beker kedua.
3. Diamkan airnya dan jangan digoyang-goyang. Amati proses pelaratun gula di dalam gelas beker. Setelah 15 menit, amati pula warna air dalam gelas beker pertama dan setelah 25 menit amati gula dalam gelas beker kedua.
4. Catat hasil pengamatan pada tabel.
5. Kembalikan peralatan dan bahan yang ada bersih seperti sedia kala.
Perhatian: Bila zat yang dimasukkan ke dalam gelas beker adalah gula, pastikan bila tidak ada semut di dalamnya. Jaga larutan sehingga tidak tumpah.

4.    Tabel hasil pengamatan:





a.    Pada larutan
No.
Waktu (menit)
Hasil pengamatan
Ket.
1.
0-2
Belum terjadi difusi pada larutan

2.
3-5
Sebgian kecil tinta megalami difusi

3.
6-8
Air mulai berubah warna menjadi biru

4.
9-11
Hampir seluruh tinta mengalami difusi

5.
11,34
Terbentuk larutan isotonik

b.    Pada partikel gula
No.
Waktu (menit)
Hasil pengamatan
1.
0-10
Belum terjadi proses difusi pada gula dan air
2.
11-20
Jumlah partikel gula berkurang sedikit (tetapi masih lebih dari  jumlah awal)
3.
21-30
Jumlah partikel gula semakin berkurang dan bentuk tiap partikel semakin mengecil.
4.
31-40
Jumlah partikel gula semakin berkurang ±  jumlah partikel awal.
5.
41-50
Belum terbentuk larutan yang isotonik pada gula dan air, waktu pengamatan dihentikan.

5.    Analisis data dan jawaban pertanyaan
1.   Pada percobaan tersebut terjadi proses difusi baik pada percobaan larutan tinta maupun gula.
2.  Perubahan warna terjadi pada proses difusi tinta. Air dalam gelas beker berubah warna menjadi biru setelah 11,34 menit atau setelah terbentuk larutan isotonik.
3.  Berdasarkan hasil pengamatan pada percobaan tersebut, molekul yang bergerak pada proses difusi adalah tinta dan partikel gula karena keduanya memiliki konsentrasi yang tinggi dibandingkan zat pelarutnya (air).

B.   Osmosis
1.     Waktu dan Tempat
Percobaan ini dilaksanakan pada:
Waktu  :
Tempat: laboratorium SMAN 1 Makale

2.    Alat dan bahan
 Gelas beker 2 buah
 Pisau
Umbi kentang 2 buah
Larutan gula 25% dan 50%

3.    Cara kerja
1.   Potong kentang berbentuk kubus dengan setiap sisi 1 cm dan hitung berapa beratnya.
2.  Masukkan potongan kentang masing-masing 1 pada larutan gula 25% dan 50%
3.  Amati proses yang terjadi selama 25 menit dan catatlah hasil pengamatan tersebut kedalam tabel.
4.  Ukur kembali berat masing-masing kentang setelah proses pengamatan.



4.   tabel hasil pengamatan
























Analisis data dan pembahasan













Bab 3. PENUTUP

Kesimpulan:
1.     Difusi yaitu perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma ataupun tidak. Sedangkan, osmosis adalah proses perpindahan atau pergerakan molekul zat pelarut, dari larutan yangkonsentrasi zat pelarutnya tinggi menuju larutan yang konsentrasi zat pelarutya rendah melalui selaput atau membran selektif permeabel atau semipermeabel.
2.    Dari tabel hasil pengamatan, proses difusi dapat terjadi pada larutan padat dan cair juga termasuk gas dan berlangsung hingga mencapai larutan isotonik.
3.    Konsentrasi larutan gula dapat merubah massa kentang dan posisinya dalam larutan karena terjadinya peristiwa osmosis. Apabila larutan gula dibuat makin pekat, konsentrasinya semakin besar, maka kekurangan berat yang dialami oleh potongan kentang itu akan semakin besar dan cepat karena perbedaan konsentrasi zat semakin besar. Hal tersebut mengakibatkan air semakin cepat berpindah dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar